Tips & Trik

Bagaimana Tips Memilih Bensin untuk Sepeda Motor Anda?

28 Nov 2025

Bensin memang merupakan bahan bakar utama mesin sepeda motor — tanpa bahan bakar yang tepat, performa bisa menurun, efisiensi bisa rusak, bahkan risiko kerusakan mesin bisa meningkat. Jadi, bagaimana cara memilih jenis bensin yang ideal untuk motor Anda? Nah, daripada semakin penasaran, langsung saja simak beberapa informasi di bawah mengenai bagaimana tips terbaik untuk memilih bensin bagi motor Anda. 


Kenali Rasio Kompresi Mesin Anda


Salah satu cara untuk bisa memilih jenis bensin yang tepat bagi motor Anda adalah dengan mengetahui rasio kompresi mesin. Istilah ini menggambarkan perbandingan volume silinder saat piston berada di posisi paling bawah dan posisi paling atas.


  • Anda bisa menemukan rasio kompresi mesin motor melalui Buku Pedoman Pemilik (owner’s manual).
  •  Semakin tinggi rasio kompresi mesin, maka semakin tinggi pula nilai oktan dari bensin yang nantinya akan dipilih. 


Pahami Nilai RON (Research Octane Number) BBM 


Setelah mengetahui rasio kompresi, tahap berikutnya adalah memilih bensin berdasarkan nilai oktan / RON (Research Octane Number) dari bensin. 


Nilai oktan merupakan angka yang menunjukan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Semakin tinggi nilai RON semakin besar tenaga yang dapat dihasilkan demikian pula semakin tinggi rasio kompresinya semakin besar tenaga yang dapat dihasilkan, sehingga rasio kompresinya yang tinggi tentunya memerlukan nilai RON yang tinggi pula. 


Nilai RON menunjukkan seberapa tahan bahan bakar terhadap tekanan tinggi sebelum terbakar sendiri (pre-ignition).

Baca Juga

Motor - 5 Perbedaan Motor Karburator vs Injeksi yang Perlu Diketahui!


Di Indonesia, pilihan bensin tersedia mulai dari RON 90 hingga RON 98 dan bahkan lebih tinggi, tergantung merek. 


Sebagai contoh rentang rekomendasi:


  • Motor dengan rasio kompresi sekitar 9:1–10:1 → bisa memakai RON 90
  • Rasio kompresi 10:1–11:1 → cocok pakai RON 92
  • Rasio kompresi 11:1–13:1 → direkomendasikan RON 98.


Efek Penggunaan Bahan Bakar yang Tidak Sesuai 


Penggunaan bensin yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin dalam jangka panjang bisa menimbulkan masalah dan beberapa risiko, seperti:


  • Knocking (ngelitik): Bila RON terlalu rendah dibanding rasio kompresi, bahan bakar bisa terbakar terlalu cepat atau spontan, memicu ketukan mesin yang merusak.
  • Penumpukan deposit karbon: Pembakaran yang tidak sempurna bisa meninggalkan sisa-sisa pembakaran (karbon) di ruang bakar, yang lama-lama bisa mengurangi efisiensi dan performa mesin.
  • Efisiensi rendah / konsumsi boros: Mesin jadi bekerja tidak optimal, dan justru bahan bakar bisa jadi lebih boros atau kurang bertenaga.
  • Keausan komponen mesin: Efek knocking dan deposit bisa mempercepat kerusakan bagian mesin seperti busi, piston, dan silinder.


Keuntungan Jika Memilih Bensin yang Tepat


  • Mesin lebih awet dan terjaga: Dengan pembakaran optimal, risiko kerusakan berkurang dan komponen mesin bisa lebih tahan lama
  • Konsumsi BBM jadi lebih efisien: Menurut pakar dari Astra (Toyota Astra Motor), bensin dengan oktan tinggi bisa membantu kalibrasi tekanan ruang bakar jadi lebih seimbang, sehingga tarikan enteng dan konsumsi bisa lebih hemat.
  • Residu karbon berkurang: Bila menggunakan bensin berkualitas dengan aditif pembersih, sisa-sisa pembakaran bisa terurai lebih efektif. 


Penggunaan bensin atau BBM terhadap sepeda motor Anda merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Hal tersebut memiliki kaitan dengan perawatan mesin motor, semakin sesuai dengan kebutuhan maka motor pun akan semakin awet digunakan. Untuk Anda yang berencana membeli motor Honda, khususnya di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, Bekasi), FIFASTRA menyediakan solusi pembiayaan yang kompetitif dan terpercaya. Simak informasi selengkapnya di https://fifgroup.co.id/fifastra

Gamau ketinggalan informasi terbaru dari FIFGROUP ?

Yuk subscribe Newsletter FIFGROUP

memilih bensin

tips

motor

motorcycle

gasoline

fuel

Share Artikel

Artikel Serupa

Motor

11 Maret 2026

5 Perbedaan Motor Karburator vs Injeksi yang Perlu Diketahui!

Penyaluran bahan bakar pada sepeda motor terdiri dari dua sistem yaitu melalui karburator dan injeksi. Kedua sistem tersebut memiliki keuntungan dan kerugian dalam cara kerja dan dampaknya terhadap performa mesin motor. Sehingga penting adanya untuk mengetahui perbedaannya. Simak beberapa informasi di bawah ini yang akan membahas mengenai perbedaan dari kedua sistem penyaluran bahan bakar tersebut. Efisiensi Bahan BakarMotor dengan sistem injeksi bahan bakar cenderung lebih efisien dibandingkan dengan motor yang menggunakan karburator. Sistem injeksi memungkinkan kontrol yang lebih presisi terhadap jumlah bahan bakar yang disemprotkan ke dalam ruang bakar. Hal ini menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dan penggunaan bahan bakar yang lebih optimal.Sebaliknya, pada motor karburator, pencampuran udara dan bahan bakar terjadi di dalam karburator sebelum masuk ke ruang bakar, yang mungkin tidak selalu memungkinkan dosis bahan bakar yang optimal untuk setiap kondisi berkendara. Respon Terhadap AkselerasiMotor dengan sistem injeksi biasanya memberikan respons yang lebih cepat terhadap akselerasi dibandingkan dengan motor karburator. Sistem injeksi memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap waktu penyemprotan bahan bakar sehingga sepeda motor dapat merespons dengan lebih cepat saat Anda menambah gas. Hal ini menghasilkan pengalaman berkendara yang lebih responsif dan dinamis.Sedangkan, motor karburator mungkin mengalami sedikit keterlambatan dalam memberikan tenaga saat akselerasi, karena waktu yang diperlukan untuk proses pencampuran udara dan bahan bakar di dalam karburator. Kemudahan dalam Perawatan Motor dengan sistem karburator umumnya dianggap lebih mudah dan murah perawatannya. Karburator memiliki desain yang sederhana sehingga Anda dapat melakukan penyetelan dan perawatan dengan relatif mudah.Di sisi lain, meskipun motor injeksi memiliki keunggulan dalam efisiensi dan kontrol yang lebih baik, perawatan dan perbaikannya mungkin memerlukan pengetahuan teknis dan peralatan khusus. Namun, teknologi injeksi bahan bakar terus berkembang, dan semakin banyak bengkel yang mampu memberikan layanan perawatan motor injeksi. Ketahanan Terhadap Cuaca EkstremMotor dengan sistem karburator mungkin lebih tahan terhadap cuaca ekstrem atau kondisi lingkungan yang tidak stabil. Karburator tidak terlalu rentan terhadap gangguan elektronik atau sensor yang dapat dipengaruhi oleh cuaca buruk.Sementara motor injeksi, karena bergantung pada teknologi sensor dan komputer, mungkin lebih rentan terhadap gangguan akibat air atau suhu ekstrem. Ini perlu dipertimbangkan oleh Anda yang sering berkendara dalam kondisi cuaca yang tidak stabil atau ekstrem. Performa pada Dataran TinggiMotor dengan sistem injeksi cenderung memberikan performa yang lebih konsisten pada ketinggian tinggi. Sistem injeksi dapat menyesuaikan diri dengan perubahan tekanan udara di ketinggian tertentu, memastikan campuran udara dan bahan bakar tetap optimal.Sebaliknya, motor karburator mungkin mengalami penurunan performa karena penyesuaian campuran udara dan bahan bakar yang kurang efisien pada ketinggian tinggi. Ini membuat motor injeksi menjadi pilihan yang lebih cocok untuk Anda yang sering berkendara di daerah pegunungan atau ketinggian tinggi. Ketika Anda sudah mengetahui dari perbedaan sistem pembakaran tersebut, tentu tinggal cocokan saja kepada kebutuhan yang diperlukan. Apabila Anda sudah memutuskan untuk kredi motor yang diinginkan, khususnya yang berada di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, FIFASTRA siap membantu Anda dalam pembiayaannya. Dapatkan informasi selengkapnya pada https://fifgroup.co.id/fifastra/. Source:https://www.jba.co.id/id/news/perbedaan-motor-injeksi-dan-karburator

Motor

28 Januari 2026

Kenali Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah pada Motor Ini!

Aki memang merupakan salah satu komponen yang sangat penting karena aki bisa memberikan aliran listrik guna untuk pengoperasian dari sepeda motor. Nah, aki memiliki 2 jenis yang berebda yaitu aki kering dan aki basah. Dalam perawatannya, Anda perlu mengetahui perbedaan dari kedua jenis tersebut. Daripada semakin penasaran, langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini. Aki BasahAki basah merupakan tipe aki yang sangat umum di pasaran dan mudah sekali ditemukan. Aki basah adalah bentuk aki standar pada sepeda motor, dimana di dalamnya terkandung larutan elektrolit berupa asam sulfat (H2SO4). Aki tipe basah ini masih banyak digunakan, selain faktor ekonomis, aki jenis ini juga bisa digunakan berkali-kali dengan perawatan rutin, seperti mengecek ketinggian air aki. Kelebihan :- Harga yang relatif murah- Banyak ditemui di bengkel-bengkel terdekat- Dapat digunakan berulang-ulang dengan perawatan yang maksimal Kekurangan :- Kondisi elektrolit yang mudah menguap, sehingga harus dicek ketinggian airnya dalam jangka waktu tertentu- Elektrolit merupakan jenis asam H2SO4 yang bersifat keras dan korosif dapat membahayakan apabila tumpah dan mengenai bagian-bagian tubuh Aki KeringTipe aki maintenance free (MF) lebih dikenal dengan aki kering. Aki kering ini tetap memiliki larutan elektrolit untuk mengaktifkan sel-selnya dalam menyimpan arus. Segel aki jenis ini sangat kuat sehingga dapat menahan penguapan dari larutan elektrolit pada aki. Disebut maintenance free dikarenakan Sobat tidak perlu repot-repot mengecek kondisi air aki yang sudah tersegel rapi dan dijamin mengalami tingkat penguapan yang kecil. Kelebihan :- Bebas perawatan, tidak membutuhkan pergantian air aki secara rutin- Praktis dalam penggunaannya- Dapat menjadi pilihan bagi Sobat yang menyukai aksesoris kendaraan yang menambah arus listrik Kekurangan :- Harga aki yang mahal dibandingkan aki basah- Sekali pakai dan tidak bisa dipakai berulang-ulang- Umur aki yang relatif singkat Penggunaan aki pada sepeda motor juga memiliki umur pemakaian, namun hal tersebut tergantung dari pemakaian. Untuk itu sebelum Anda membeli motor baru, kenali dulu jenis aki yang akan digunakan. FIFASTRA bisa mempermudah Anda ketika ingin mengajukan kredit untuk pembelian motor baru. Khususnya untuk Anda yang ingin melakukan kredit motor di Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi atau Bogor. Dapatkan informasi selengkapnya di https://fifgroup.co.id/fifastra/. Source:https://www.nusantara-sakti.com/news_event/mengenal_jenis_aki_sepeda_motor

Motor

12 Januari 2026

Kapan Terakhir Tune Up Motor Anda? Ini Tanda-Tanda Motor Sudah Minta “Disegarkan”

Apabila motor Anda merupakan kendaraan harian yang bekerja keras mengantarkan dari satu titik ke titik lainnya, perlu diingat bahwa mesin pada motor Anda hampir tidak berhenti bekerja. Tak heran apabila motor yang digunakan harian tersebut perlu untuk diservis secara berkala. Apalagi kalau sering melewati kemacetan atau sering melewati medan yang berat. Servis pada motor sendiri tentu memiliki beberapa istilah yang sebaik Anda ketahui. Mulai dari tune up, bore up atau hanya sekedar pergantian oli. Nah, apabila motor Anda sudah memberikan tanda-tanda seperti di bawah ini, maka ada baiknya motor tersebut menjalani servis tune up. Apa Itu Tune Up Motor? Pertama-tama mengetahui apa itu tune up pada motor penting diketahui sebelum mengetahui tanda-tanda yang biasanya diberikan oleh motor ketika membutuhkan servis ini. Tune up pada motor sederhananya adalah proses perawatan berkala untuk memeriksa, membersihkan, dan mengatur ulang komponen mesin agar performa agar performa motor kembali optimal. Tanda-Tanda Motor Minta Tune UpMerupakan hal yang sangat wajar apabila motor harian Anda memberikan tanda-tanda di bawah ini pada waktu tertentu. Ketika sudah memberikan tanda-tanda ini ada baiknya langsung dilakukan servis tune up terhadap motor Anda, berikut beberapa tanda-tanda yang perlu diketahui.Tarikan Motor Mulai LambatKonsumi Bahan Bakar Semakin BorosSuara Mesin BerubahMesin Susah Hidup di Pagi HariGetaran Mesin Semakin KasarLampu Redup & Aki Cepat HabisKilometer Sudah Lewat dari Jadwal ServisBeberapa tanda di atas bisa menjadi indikasi bahwa motor yang Anda gunakan harus masuk ke bengkel untuk dilakukan servis tune up berkala. Tentunya hal tersebut dilakukan untuk kenyamanan dan keamanan Anda dalam berkendara.Rutinitas ini sederhana tapi sangat menentukan usia motor dalam jangka panjang. Namun, apabila Anda ingin membeli motor Honda baru ataupun bekas, FIFASTRA siap untuk membantu dalam proses pembayarannya. Simak informasi selengkapnya di https://fifgroup.co.id/fifastra.Source:https://astraotoshop.com/article/tune-up-motor-manfaat-proses-dan-waktu-tepat

Motor

12 Januari 2026

Ingin Berkendara Lebih Nyaman? Kenali Jenis-Jenis Suspensi pada Sepeda Motor Ini!

Menyesuaikan kondisi jalanan dengan jenis suspensi pada sepeda motor bisa menjadi cara agar Anda lebih nyaman dalam berkendara. Apalagi kalau penggunaan sepeda motor secara harian, tentunya kenyamanan menjadi faktor penting. Bukan hanya kenyamanan, keamanan juga bisa teratasi apabila jenis suspensi yang digunakan benar-benar sesuai dengan kondisi jalan yang dihadapi setiap harinya. Daripada semakin penasaran, langsung saja simak beberapa informasinya di bawah ini! Telescopic ForkMungkin anda sudah tidak asing dengan jenis ini, dikarenakan umum digunakan pada motor bebek, matic, hingga sport bagian depan. Ciri utamanya yakni sistem peredaman terjadi di dalam tungkai penahan roda, sehingga dalam satu sisi roda, cuman ada sebuah tungkai yang terdiri dari dua tabung.Untuk tabung bagian bawah berfungsi sebagai tabung suspensi yang diisi oleh per dan fluida shock absorber atau nama lainnya yakni shock breaker. Sedangkan tabung di atasnya yang berwarna mengkilap dinamakan fork tube dimana ini terhubung pada kemudi motor.Telescopic Fork sendiri merupakan jenis suspensi pada sepeda motor yang cocok digunakan pada kondisi jalan yang beraspal atau jalan raya. Sehingga penggunaan suspensi ini sangat cocok di perkotaan atau jalan yang berkontur mulus. Telescopic Upside DownUntuk suspensi jenis ini berkebalikan dengan Telescopic Fork, dimana slider yang awalnya di bagian bawah menjadi di atas dan fork tube dengan diameter lebih kecil berada di bagian bawah, tepat pada sumbu roda. Kelebihannya yakni memiliki handling lebih baik namun jelas lebih mahal untuk harganya.Telescopic Upside Down merupakan jenis suspensi pada motor yang akan lebih cocok digunakan pada kondisi jalan dengan kontur yang bergelombang serta berbatuan. Apabila setiap harinya dalam berkendara Anda menghadapi kontur jalan seperti itu, maka jenis suspensi ini cocok digunakan. Swing Arm Rear SuspensionSuspensi jenis ini memiliki beberapa tipe pembagi lagi, diantaranya yakni seperti:Mono Shock Dual Swing Arm: Tipe ini dikenal dengan suspensi monoshock yang cirinya yakni cuman ada 1 pegas coil, letaknya di bagian dalam. Contohnya yakni bisa dilihat pada Honda CBR Series.Dual Shock Dual Swing Arm: Tipe berikut sangat umum ditemukan, sebab memang hampir semua motor bebek menggunakan suspensi ini. Ada 2 buah lengan dengan dua pegas yang letaknya di sumbu roda.Mono Shock Single Swing Arm: Tipe ini bisa ditemukan pada motor matic dengan satu buah swing yang letaknya cuman di samping kiri roda belakang dan 1 buah coil spring.Swing Arm Rear Suspension sendiri bisa digunakan untuk beberapa kondisi jalan, baik itu dengan kondisi jalan yang mulus maupun bergelombang.Apabila Anda ingin meningkatkan kenyamanan berkendara atau sedang ingin mengganti suspensi pada motor, FIFASTRA siap membantu dalam hal proses pembayaran. Simak informasi lebih lengkapnya di https://fifgroup.co.id/fifastra.Source:https://www.wahanaritelindo.com/artikel/3-Jenis-Suspensi-Yang-Penting-Untuk-Diketahui