Tips & Trik

5 Jenis Bahan Material Lemari yang Sering Digunakan!

20 Apr 2026

Apabila Anda ingin membeli lemari, selain dari bentuk modelnya yang menjadi bahan pertimbangan, melihat jenis material yang digunakan juga penting agar dapat mengetahui seberapa bagus kualitas dari lemari yang ingin dibeli. Untuk itu ketahuilah 5 jenis bahan material lemari di bawah yang sering digunakan ini.



Kayu Solid

Bahan material yang biasa digunakan untuk pembuatan lemari pertama adalah kayu solid. Lemari dengan bahan material ini terbilang cukup awet dan tahan terhadap perubahan suhu dan kelembapan serta bisa diwarnai ulang sesuai selera. Namun memang kayu solid memiliki harga yang relatif tinggi dan bobotnya cukup berat, sehingga kurang praktis untuk dipindahkan. Nah, apa saja sih yang masuk ke dalam kategori kayu solid? Kayu solid terdiri dari oak, walnut, cherry ataupun jati. Pemilihan terhadap bahan material ini juga bisa memberikan kekuatan, daya tahan dan tampilan yang alami serta mewah pada lemari.



Plywood (Multiplek/Triplek)

Bahan kedua yang biasa dijadikan material pembuatan lemari adalah plywood (mulitplek/triplek). Plywood sendiri terbuat dari lapisan-lapisan tipis kayu yang direkatkan dengan arah serat saling melintang, menghasilkan bahan yang kuat namun tetap ringan. Material ini juga sangat populer sehingga mudah untuk didapatkan, mudah diproses serta harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan kayu solid. Selain itu, plywood juga tahan terhadap beban dan tekanan, namun memang finishignya sendiri tidak akan semewah kayu solid.



Medium Density Fiberboard (MDF)

Medium Density Fiberboard atau biasa disingkat MDF adalah bahan material terbuat dari serbuk kayu lalu dipadatkan dengan perekat dan menghasilkan permukaan yang halus dan rata. MDF sendiri mudah dibentuk, diukir, dicat atau dilapisi sehingga cocok dengan design nan modern. Material ini memang terbilang murah bila dibandingkan dengan kayu solid, tetapi kurang tahan terhadap air dan kelembapan tinggi sehingga lebih cocok pada area kering.

 

Baca Juga

Rumah - Mengenal Tren Rumah Mikro yang Banyak Diminati Gen Z


PVC Board

PVC yang memiliki kepanjangan dari Polyvinyl Chloride adalah bahan sintesis yang tahan terhadap kelembapan, rayap dan perubahan suhu. Selain itu, bahan ini juga tidak mudah lapuk, ringan serta mudah untuk dipindahkan. Walaupun tampilannya bisa terbilang sederhana, namun material ini cocok pada area lembap seperti dapur dan kamar mandi.

 


Plastik

Bisa dikatakan ini merupakan material lemari yang cukup banyak digemari karena perawatannya terbilang mudah serta tahan terhadap kelembapan serta rayap. Selain itu, material ini juga sangat ringan dan tahan air.

 

Tentu dari setiap material di atas memiliki kelebihan dan kekurangan tinggal bagaimana Anda bisa mencocokan dengan kebutuhan. Apabila sudah bulat dengan keputusan dalam membeli lemari dengan bahan tertentu, SPEKTRA siap untuk membantu Anda dalam proses pembiayaan. Dapatkan informasi selengkapnya di https://fifgroup.co.id/spektra.

 

Source:

https://albaunggulmetal.co.id/blog/material-lemari/

Gamau ketinggalan informasi terbaru dari FIFGROUP ?

Yuk subscribe Newsletter FIFGROUP

Material Lemari

SPEKTRA

Share Artikel

Artikel Serupa

Rumah

11 Maret 2026

Mengenal Tren Rumah Mikro yang Banyak Diminati Gen Z

Tren rumah mikro atau rumah dengan ukuran kecil sekarang sedang naik daun dan banyak diminati khususnya oleh para gen z. Rumah jenis ini mengedepankan gaya hidup minimalis, praktis dan efisien. Ingin mengenal tren rumah mikro lebih lagi? Simak informasi selengkapnya di bawah ini! Apa Itu Rumah Mikro?Rumah mikro adalah rumah dengan ukuran sangat kecil, biasanya kurang dari 50 meter persegi, bahkan ada yang sekitar 30 meter persegi atau kurang. Meski berukuran mungil, rumah ini didesain dengan sangat efisien untuk memaksimalkan fungsi ruang yang ada. Rumah mikro menjadi semakin populer di kalangan Gen-Z karena ingin tinggal dekat dengan pusat kota tetapi harga tempat tinggal sudah menjadi sangat mahal, sehingga mulai muncullah rumah dengan luas tanah terbatas tetapi masih cukup dekat dengan pusat kota Ciri Khas dan Desain Rumah MikroDesain Modern dan Stylish: Meski kecil, rumah mikro dirancang dengan estetika modern dan stylish yang menarik bagi generasi muda.Pemanfaatan Ruang Kreatif: Desain rumah mikro sering menggunakan perabot multifungsi, tangga lipat yang juga berfungsi sebagai penyimpanan, serta konsep split-level untuk memaksimalkan ruang dan pencahayaan alami.Material dan Sistem Berkualitas: Rumah mikro dirancang dengan memperhatikan daya tahan, penggunaan material berkualitas, instalasi listrik dan pembuangan limbah yang baik demi kenyamanan dan keamanan penghuni.Ramah Lingkungan: Ukuran yang kecil membuat rumah mikro lebih hemat sumber daya dan energi, sering dilengkapi dengan teknologi hemat energi seperti panel surya dan sistem pengolahan air. Alasan Tren Rumah Mikro MeningkatKeterbatasan Lahan dan Biaya Hidup: Meningkatnya harga tanah dan biaya hidup membuat rumah mikro menjadi solusi cerdas untuk memiliki hunian dengan biaya lebih terjangkau dan memanfaatkan lahan sempit secara optimal.Gaya Hidup Minimalis: Rumah mikro mendorong pemiliknya untuk hidup sederhana dan memilih barang-barang yang benar-benar dibutuhkan, menghindari penumpukan barang yang tidak perlu.Kebutuhan Hunian di Perkotaan: Urbanisasi dan pertumbuhan populasi yang tinggi menuntut solusi hunian yang efisien dan terjangkau, sehingga micro house menjadi alternatif yang tepat.Fleksibilitas dan Mobilitas: Beberapa micro house di luar negeri bahkan dibuat dengan roda sehingga bisa dipindah-pindah, meski konsep ini masih jarang di Indonesia. Diperkirakan tren rumah mikro ini akan terus berkembang ke depannya, selain itu peminatnya terbilang cukup banyak. Apabila Anda membutuhkan dana cepat untuk merenovasi rumah atau perbaikan rumah khususnya di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang atau Bekasi, DANASTRA siap untuk membantu dalam proses pinjamannya. Simak informasi selengkapnya di https://fifgroup.co.id/danastra. Source:https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20240816152741-307-1133915/seperti-apa-sih-tren-hunian-minimalis-untuk-gen-z-dan-millennial